PERCABANGAN (PENYELEKSIAN KONDISI) BAHASA C

Wednesday, June 9, 2010

Untuk suatu program yang rumit, terdapat banyak suatu alih control berupa percabangan atau (branching) dan pemutaran kembali atau biasa disebut dengan istilah Looping. Dalam tulisan kali ini kita akan membahas tentang percabangan dalam bahasa C. /*bahasanya resmi pisan heuheu*/
1.Pengertian Percabangan
Percabangan adalah pemilihan statemen pada kondisi dua pilihan atau banyak pilihan, yang akan dieksekusi selanjutnya di mana pemilihan tersebut didasarkan atas kondisi tertentu. Dalam bahasa C terdapat dua buah jenis percabangan, yaitu struktur if dan struktur switch.



2.Macam-macam struktur perulangan dalam bahasa C

a. Struktur If
Struktur if adalah struktur perulangan ynag paling sederhana, biasanya if sering digunakan untuk menyeleksi satu buah ekspresi saja.

Bentuk umum struktur if dengan satu kondisi:
if(kondisi)
statement;

Bentuk umun struktur if…else :
if(kondisi)
statemen-1
else
statemen-2

Bentuk umum struktur if dengan banyak kondisi :
if(kondisi)
{
Statement
}
Else if(kondisi)
{
Statement
}
Else
{
Statement
}





Contoh program I

/*Program kondisi sederhana dengan satu buah ekspresi*/

#include
Int main()
{
Int a;
a=35;
if (a == 35)
printf(“ angka ini adalah tiga puluh lima : %d \n ”, a);
}


Output contoh program I

angka ini adalah tiga puluh lima : 35

Sedikit ulasan : mula-mula variabel a dideklarasikan bertipe data integer, selanjutnya a ditetapkan bernilai 35, sehingga data menjadi konstanta (bernilai tetap) /*penyeleksian kondisi */ karena kondisi terpenuhi yaitu a sama dengan 35 maka program akan mengeksekusi statmen berikutnya yaitu mencetak tulisan “angka ini adalah tiga puluh lima “ diikuti konstanta a di mana a bernilai 35.


Contoh program II menggunakan if….else

#include
Int main()
{
Int a;
Printf(“Masukkan nilai anda :”);
Scanf(“%d”, &a);
If (a >= 70)
Printf(“\n Selamat anda lulus !!!! \n”);
Else
Printf(“\n Anda belum lulus, terus berusaha. JIAYO!!! \n”);
}

Output Program ke-II
Ex : Nilai yang diinput adalah 89 (hasil output akan berbeda jika anda memasukkan nilai kurang dari 70

Masukkan nilai anda : 89
Selamat anda lulus !!!!


Output program ke-II jika inputan kurang dari 70

Masukkan nilai anda : 69
Anda belum lulus, terus berusaha. JIAYO!!!


Contoh Program III if dengan banyak kondisi

#include
int main()
{
int a;
printf("Masukkan sembarang angka : " );
scanf("%d", &a);
if ((a > 0) && (a % 2 == 0))
{
printf("\n Bilangan tersebut adalah bilangan positif & bilangan genap ");
}
else if ((a > 0) && (a %2 !=0))
{
printf("\n bilangan tersebut adalah bilangan positif & bilangan ganjil ");
}
else if (a < 0 ) { printf("\n Bilangan tersebut adalah bilangan negatif"); } else { printf("\n Anda memasukkan angka 0"); } } b. Struktur Kondisi “Switch....Case” Struktur kondisi switch....case, Struktur ini akan melaksanakan salah satu dari beberapa pernyataan ‘case’ tergantung nilai kondisi yang ada di dalam switch. Jika nilai switch sama dengan nilai pada salah satu case, maka statement di bawah case tersebut akan dieksekusi, pengeksekusian berakhir ketika program bertemu dengan kata break, kemudian program akan lompat ke akhir dari stuktur selektif switch. Jika tidak ada nilai pada case yang equivalen dengan nilai kondisi, maka program akan mengksekusi statement di bawah default. Bentuk umum dari struktur kondisi ini adalah : switch(Condition) { case 1 : statement 1; break; case 2 : statement 2; break; ..... ..... …. case n : statement n; break; default : statement } Contoh Program #include
int main()
{
int pil, alas, tinggi, luas, p, l, luas_pp;

printf(" ***** MENU ***** \n");
printf("\n 1. Menghitung luas segi tiga");
printf("\n 2. Menghitung luas Persegi panjang ");
printf("\n 3. Keluar ");
printf("\n Masukkan pilihan anda (1...3) : ");
scanf("%d", &pil);
switch (pil)
{
case 1:
printf("\n Masukkan Alas :");
scanf("%d", &alas);
printf("\n Masukkan tinggi : ");
scanf("%d", &tinggi);
luas = .5*alas*tinggi;
printf("\n Luas segitiga tersebut adalah : %d", luas);
break;
case 2:
printf("\n Masukkan Panjang : ");
scanf("%d", &p);
printf("\n Masukkan Lebar : ");
scanf("%d", &l);
luas_pp = p*l;
printf("\n Luas Persegi panjang tersebut adalah : %d", luas_pp);
break;
case 3:
break;
default :
printf("\n Pilihan tidak tersedia, pilihan yang tersedia 1,2,3");
}
}

0 komentar:

Post a Comment

Wednesday, June 9, 2010

PERCABANGAN (PENYELEKSIAN KONDISI) BAHASA C

Untuk suatu program yang rumit, terdapat banyak suatu alih control berupa percabangan atau (branching) dan pemutaran kembali atau biasa disebut dengan istilah Looping. Dalam tulisan kali ini kita akan membahas tentang percabangan dalam bahasa C. /*bahasanya resmi pisan heuheu*/
1.Pengertian Percabangan
Percabangan adalah pemilihan statemen pada kondisi dua pilihan atau banyak pilihan, yang akan dieksekusi selanjutnya di mana pemilihan tersebut didasarkan atas kondisi tertentu. Dalam bahasa C terdapat dua buah jenis percabangan, yaitu struktur if dan struktur switch.



2.Macam-macam struktur perulangan dalam bahasa C

a. Struktur If
Struktur if adalah struktur perulangan ynag paling sederhana, biasanya if sering digunakan untuk menyeleksi satu buah ekspresi saja.

Bentuk umum struktur if dengan satu kondisi:
if(kondisi)
statement;

Bentuk umun struktur if…else :
if(kondisi)
statemen-1
else
statemen-2

Bentuk umum struktur if dengan banyak kondisi :
if(kondisi)
{
Statement
}
Else if(kondisi)
{
Statement
}
Else
{
Statement
}





Contoh program I

/*Program kondisi sederhana dengan satu buah ekspresi*/

#include
Int main()
{
Int a;
a=35;
if (a == 35)
printf(“ angka ini adalah tiga puluh lima : %d \n ”, a);
}


Output contoh program I

angka ini adalah tiga puluh lima : 35

Sedikit ulasan : mula-mula variabel a dideklarasikan bertipe data integer, selanjutnya a ditetapkan bernilai 35, sehingga data menjadi konstanta (bernilai tetap) /*penyeleksian kondisi */ karena kondisi terpenuhi yaitu a sama dengan 35 maka program akan mengeksekusi statmen berikutnya yaitu mencetak tulisan “angka ini adalah tiga puluh lima “ diikuti konstanta a di mana a bernilai 35.


Contoh program II menggunakan if….else

#include
Int main()
{
Int a;
Printf(“Masukkan nilai anda :”);
Scanf(“%d”, &a);
If (a >= 70)
Printf(“\n Selamat anda lulus !!!! \n”);
Else
Printf(“\n Anda belum lulus, terus berusaha. JIAYO!!! \n”);
}

Output Program ke-II
Ex : Nilai yang diinput adalah 89 (hasil output akan berbeda jika anda memasukkan nilai kurang dari 70

Masukkan nilai anda : 89
Selamat anda lulus !!!!


Output program ke-II jika inputan kurang dari 70

Masukkan nilai anda : 69
Anda belum lulus, terus berusaha. JIAYO!!!


Contoh Program III if dengan banyak kondisi

#include
int main()
{
int a;
printf("Masukkan sembarang angka : " );
scanf("%d", &a);
if ((a > 0) && (a % 2 == 0))
{
printf("\n Bilangan tersebut adalah bilangan positif & bilangan genap ");
}
else if ((a > 0) && (a %2 !=0))
{
printf("\n bilangan tersebut adalah bilangan positif & bilangan ganjil ");
}
else if (a < 0 ) { printf("\n Bilangan tersebut adalah bilangan negatif"); } else { printf("\n Anda memasukkan angka 0"); } } b. Struktur Kondisi “Switch....Case” Struktur kondisi switch....case, Struktur ini akan melaksanakan salah satu dari beberapa pernyataan ‘case’ tergantung nilai kondisi yang ada di dalam switch. Jika nilai switch sama dengan nilai pada salah satu case, maka statement di bawah case tersebut akan dieksekusi, pengeksekusian berakhir ketika program bertemu dengan kata break, kemudian program akan lompat ke akhir dari stuktur selektif switch. Jika tidak ada nilai pada case yang equivalen dengan nilai kondisi, maka program akan mengksekusi statement di bawah default. Bentuk umum dari struktur kondisi ini adalah : switch(Condition) { case 1 : statement 1; break; case 2 : statement 2; break; ..... ..... …. case n : statement n; break; default : statement } Contoh Program #include
int main()
{
int pil, alas, tinggi, luas, p, l, luas_pp;

printf(" ***** MENU ***** \n");
printf("\n 1. Menghitung luas segi tiga");
printf("\n 2. Menghitung luas Persegi panjang ");
printf("\n 3. Keluar ");
printf("\n Masukkan pilihan anda (1...3) : ");
scanf("%d", &pil);
switch (pil)
{
case 1:
printf("\n Masukkan Alas :");
scanf("%d", &alas);
printf("\n Masukkan tinggi : ");
scanf("%d", &tinggi);
luas = .5*alas*tinggi;
printf("\n Luas segitiga tersebut adalah : %d", luas);
break;
case 2:
printf("\n Masukkan Panjang : ");
scanf("%d", &p);
printf("\n Masukkan Lebar : ");
scanf("%d", &l);
luas_pp = p*l;
printf("\n Luas Persegi panjang tersebut adalah : %d", luas_pp);
break;
case 3:
break;
default :
printf("\n Pilihan tidak tersedia, pilihan yang tersedia 1,2,3");
}
}

No comments:

Post a Comment

Post a Comment

Followers

Followers

Blog Archive

Powered by Blogger.

Pages